The Legacy

Suatu hari keturunan lo akan bertanya, “knp kita harus hidup, pa?” Dia pastinya adalah anak yang pintar.

Lantas sang bapak menjawab, “nak, aku beda dengan kamu. Yang kutahu aku akan mati, itu sudah pasti. Hidupku adalah agar kau ada. Lalu aku mengajarimu berpikir dan mencerna. Suatu hari aku tersesat, aku memikirkanmu. Bahkan jauh sebelum kau ada sekalipun. Dan nanti suatu hari kau tersesat, jangan khawatir. Krn dlu aku melahirkanmu agar kau jauh lebih baik dariku. Aku mengajarimu hal2 yang kutahu lebih baik dariku, aku mencari ibumu yang kutahu dapat melahirkan dan membesarkanmu lebih baik dari kondisiku. Jangan kau lihat aku saat kau tersesat nantinya. Lihatlah dirimu. Itu nak.”

sang anak pun tersenyum. Aku ingin seperti ayah juga nanti.

Long live, brader!!
5 jan 2013
Tributed to

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: