Archive for December, 2009

December 29, 2009

Tribute to (part2)

Kamar ini tidak akan cukup menarik bagi kalian. dengan ukuran yang relatif besar tapi tanpa terdapat banyak barang-barang yang memenuhinya. hanya ada lemari, kasur ini, dan yang paling penting foto itu. kini aku bangun dan berjalan kearahnya. ini adalah foto keluargaku. saat aku berusia 5 tahun. yang ini adalah ayah, dan yang ini adalah ibuku. sayang disini tidak ada adik2 ku. karena memang saat itu belum lahir.

yang aku sukai dari foto itu adalah disana aku tengah memegang satu buah buku, buku tulis maksudku. kanapa aku menyukainya, karena buku itu sampai saat ini masih ada. aku menaruhnya dibawah tumpukan baju2 didalam lemari. nanti akan aku ceritakan apa isi buku itu.

pagi ini sepi seperti biasanya. dan akan selalu sepi sampai kapanpun. siang itu adalah siang yang ketiga kalinya aku ada disana. siang dengan kekecewaan terhadap orang yang ada di sekelilingku yang selalu mencemooh kehidupanku. saat ini aku terbangun di kasur empuk kesayanganku. pukul 04.00 pagi.

Advertisements
December 26, 2009

“there so many thing i wanna show you”

on the nite like this..

there so many thing i wanna tell you

on the nite like this..

there so many thing i wanna show you

-mocca-

gw rasa banyak orang pernah dengar lagu ini. malam ini gw di HMS. sama seperti biasanya. belajar..belajar..dan belajar.  gw orang yang SO. mempelajari banyak hal. mengetahui karakteristik banyak orang. hingga akhirnya…gw tahu bagaimana.

sangat sederhana sekali. ada banyak hal yang sehari-hari kita temukan. tidak sebatas permasalahan ilmiah atau permasalahn eksak lainnya. disekitar kita ada begitu banyak bahkan tak terhingga banyaknya situasi mulai dari yang paling kecil hingga yang paling besar sekalipun. bahkan diluar sana menurut gw pun masih banyak hal yang belum didefinisikan dibangku akademik perguruan tinggi mengenai seluruh detail yang ada disekitar kita.

apa yang kita lakukan? maksud gw yang seharusnya kita lakukan. mencari..mencari…dan mencari. mencari tidak hanya “menginginkan menemukan” akan tetapi pula merupakan proses compare inner believe dengan will.

sehingga tidak ada yang salah dengan kecocokan, ketidak sesuaian, atau yang lainnya. tetapi yang kita butuhkan adalah “lalu bagaimana”. pilihannya ada dua, apatis atau yang lainnya integratif. kenapa gw menggunakan kata2 integratif, adalah karena apa yang seharusnya kita lakukan adalah going to a better life with any condition among us.

banyak yang menjemukan dengan dugaan ini. banyak yang perlahan-lahan membalikkan ibu jarinya dari thumbs up to thumbs down. mengapa? karena kita saat ini hidup di lingkungan yang sangat beraneka ragam. yang dapat mensupport kita kedalam banyak hal baik ke arah yang buruk maupun kearah yang baik. sehingga kenyamanan yang dipertaruhkan disini.

malam ini sesungguhnya ada banyak hal ingin gw ceritakan kepada semua orang. malam ini pun sesungguhnya banyak yang ingin gw perlihatkan kepada orang. malam ini gw belajar banyak hal. tapi sayang kebanyakan datang dengan dugaan. dan mereka pergi dengan penyesalah. hey, look around..

on the nite like this, you will never find any unique experience as i did. lupakanlah. karena gw ga pernah bermasalah dengan itu. but please do not judge any life in any side of world except you tell me what you got on your nite now. sehingga mungkin saat ini kita bisa berada dengan secangkir kopi hangat yang mengepul menceritakan banyak hal, tertawa dan menangis.

1.40 am. 261209. my lovely home. HMS